Tampilkan postingan dengan label Web Drama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web Drama. Tampilkan semua postingan

Biodata Aktor Park Seo Joon

Biodata Park Seo Joon


Hay para pecinta K-Drama, kalian pasti gak asing lagi dong kalau ngebaca nama aktor yang ada kita bahas kali ini. Dia adalah Park Seo Joon, dalam pengakuannya dia mengatakan kalau dirinya adalah orang yang pemalu dan introvert. Hal itu tentu saja bertentangan dengan profesinya yaitu seorang aktor, yang sudah banyak membintangi Drama maupun Film, bagaimana tidak dia sudah menjadi pusat perhatian kemana pun dia pergi. jadi kesan pemalu itu, sungguh aneh jika dimiliki oleh prai ini. 

film pertamanya yang lumayan sukses menaikan namanya adalah Dream High 2, yang juga di bintangi artis papan atas lainnya seperti, Kang Sora, JB GOT7, Jinwoo 2AM, Jiyeon T-ARA, Ailee, Hyorin dll. Dan yang menjadikan menarik dari pria kelahiran 16 Desember ini adalah wajahnya yang rupawan dan postur tubuh bak model, yang tinggi menjulang. Hal itu tentu saja dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pria asal Korea Selatan ini. 

Penasaran sama wajah gantengnya, yuk langsung aja lihat profilnya di bawah ini... cekidot..........

Park Seo Joon 


Profil :
Name: Park Seo-Joon
Hangul: 박서준
Nama Lahir : Park Yong Gyu
Tanggal Lahir: 16 Desember 1988
Tempat Lahir: Korea Selatan 
Tinggi Badan: 185cm
Berat Badan : 68 kg
Zodiak: Sagittarius
Pendidikan: Seoul Institute of the Arts (jurusan Acting)
Talent agency: KeyEast


Movies :
Be with You | Jigeum Mannareo Gabmida (2018) - Ji-Ho (adult) (cameo)
Midnight Runners | Chungnyeongyungchal (2017) - Ki-Joon
Real (2017) - man in bodyguard dress (cameo)
The Beauty Inside | Byooti Insaideu (2015) - Woo-Jin
The Chronicles of Evil | Akui Yeondaegi (2015) - Detective Cha Dong-Jae
Perfect Game | Peopekteu Geim (2011) - Chil-Goo

Drama Series :
What's Wrong With Secretary Kim | Kimbiseoga Wae Geureolgga (tvN / 2018) - Lee Young-Joon
Fight for My Way | Ssam Maiwei (KBS2 / 2017) - Ko Dong-Man
Hwarang (KBS2 / 2016-2017) - Moo Myung / Sun Woo Rang
She Was Pretty | Geunyeoneun Yeppeodda (MBC / 2015) - Ji Sung-Joon
Kill Me, Heal Me | Kilmi, Hilmi (MBC / 2015) - Oh Ri-On
Mama (MBC / 2014) - Han Geu-Roo (adult)
A Witch's Love | Manyeoui Yeonae (tvN / 2014) - Yoon Dong-Ha
A Word From Warm Heart | Ddaddeukhan Mal Hanmadi (SBS / 2013-2014) - Song Min-Soo
I Summon You, Gold! | Geum Nawara, Deookddak! (MBC / 2013) - Park Hyun-Tae
Family (KBS2 / 2012-2013) - Cha Seo-Joon
Dream High Season 2 | Deurimhai Sijeun 2 (KBS2 / 2012) - Si-Woo (member of idol boy group Eden)

TV Movies :
Drama Festival: The Sleeping Witch | Zamjaneun Soopsokui Manyeo (MBC / 2013) - Kim Him-Chan

Awards:
2017 KBS Drama Awards - December 31, 2017
Excellent Actor (mini series) ("Fight for My Way")
Netizen Award ("Fight for My Way")
Best Couple Award ("Fight for My Way")
2017 (54th) Daejong Film Awards - October 25, 2017
Best New Actor ("Midnight Runners")
2015 MBC Drama Awards - December 30, 2015
Excellent Actor (mini series) ("Kill Me, Heal Me"/"She Was Pretty")
Ten Star Award ("Kill Me, Heal Me"/"She Was Pretty")
Best Netizen Award ("Kill Me, Heal Me"/"She Was Pretty")
Best Couple Award ("Kill Me, Heal Me")
2015 (36th) Blue Dragon Film Awards - November 26, 2015
Popularity Award
2014 SBS Drama Awards - December 31, 2014
New Star Award ("A Word From Warm Heart")

Foto-foto Park Seo Joon :

Foto Park Seo Joon bersama para pemain di Drama What's Wrong With Secretary Kim


Foto Park Seo Joon saat bermain di Drama What's Wrong With Secretary Kim


Foto Park Seo Joon dan Kim Ji Won saat bermain di Drama Fight for My Way


Foto Park Seo Joon saat bermain di Drama Fight for My Way


Foto Park Seo Joon bersama dengan V BTS saat bermain di drama Hwarang


Foto Park Seo Joon bersama pemain Hwarang


Foto Park Seo Joon bersama Hwang Jung Eum saat bermain di drama She Was Pretty


Foto Park Seo Joon saat bermain di Drama She Was Pretty


Foto Park Seo Joon saat memenangkan Best Couple bersama Ji Sung berkat Drama Kill Me, Heal Me


Foto Park Seo Joon saat bermain di drama Kill Me, Heal Me


Foto Park Seo Joon bersama Hyorin saat bermain di drama SISTAR





Sinopsis Mini Drama Flower Boy Bangtan High School


Mini Drama  Bangtan Boys ini di buka dengan seorang gadis yang berjalan masuk ke sekolahnya, gadis itu aku gambarkan dengan diri kita para ARMY. Aku masuk ke sekolah Bangtan High School, aku menuju ke kelasku, ternyata kelas masih sepi aku kira kelas masih kosong. Namun saat aku membuka pintu kelas, ternyata di dalam sudah ada orang. 


Dia dalah V teman sekelasku, di merupakan siswa yang pandai. Melihatnya membuat aku gugup karena wajahnya sangat tampan, ia menatap ke arahku. Ternyata dia tau kalau aku adalah siswi pindahan, ia langsung menyuruhku masuk dan duduk ke mejaku.


Aku duduk di mejaku yang bersebelahan dengan V, V menyapaku dan aku membalasnya. Karena merasa gugup aku pun mengeluarkan buku dan berusaha untuk fokus pada buku saja. Namun saat aku membuka buku, kotak pena ku jatuh. 


Melihat itu aku langsung mengambilnya dan ternyata V juga ingin mengambilnya, karena sama-sama ingin mengambil kotak penaku, tangan kami saling bersentuhan.


Aku pun langsung menarik tanganku, dan membiarkan V yang mengambilnya, ia langsung membersihkan kotak penaku dan mengembalikannya padaku. Tiba-tiba V mendekat ke arahku, ternyata ia ingin mengambil kotoran yang ada di rambutku. Mendapat perlakuan seperti itu tentu saja membuatku gugup. Aku pun memutuskan untuk keluar dari kelas, karena jika berada di sana lebih lama itu akan membuat pipiku memerah.


“Dia Imut.” Ucap V saat aku sudah keluar dari kelas.


Saat sedag berkeliling, peratianku tertuju ke arah suara piano yang sedang dimainkan oleh seseorang. aku pun mencari asal suara piano  itu, dan ternyata yang memainkannya adalah Suga guru musik di sekolahku. Aku terkejut saat melihatnya, karena ia sangat cantik dengan jari-jari yang lembut seperti perempuan.


Suga berhenti memainkannya dan melihat ke arahku, ia menanyakan kenapa.  Aku pun memperkenalkan diri sebagai siswi pindahan kelas 1 – 3. Ia pun mengetahuinya, dan mengajakku untuk bermain piano bersama, aku pun menyetujuinya. 


Aku duduk di sampingnya dan mulai bermain piano bersamanya, jujur saja itu membuatku sangat gugup dan bahagia.


Setelah selesai, Suga melihat ke arahku dan mengatakan kalau aku cukup berbakat dalam bermain piano. “Okey... mari sering bertemu, murid pindahan.” Ucap Suga, kalimat itu pun membuatku tambah deg-degan.


Kini aku sudah berada di dalam kelas untuk mengikuti pelajarah bahasa / sastra. Dan yang membuatku senang adalah guru sastra nya sangat tampan, dia adalah Jhope. Ia melihat ke arahku dan bertanya apa aku murid pindahan itu dan mengatakan “Senang bertemu denganmu.” Jhope memulai pelajaran, namun saat ia melihat ke luar jendela ia tersenyum.


Jhope mengatakan kalau langit sedang cerah, dan mengatakan untuk menunda pelajaran sastra itu. Jhope berjalan ke arah jendela dan membacakan puisi kesukaannya. Mendengar itu aku pun berpendapat kalau dia sangat romantis.


“Oleh Na Tae Joo, Tidak apa jika kau tidak begitu mengerti tentang cinta, perasaanku padamu hanya milikku saja, karena kerinduanku padamu sudah terlalu meluap, aku sekarang mencintaimu sendiri tanpa melihatmu lagi.” Ucap Jhope.


Setelah selesai membacakan puisi, Jhope bertanya pada siswi di kelas tentang puisi kesukaanya itu. dan ia pun mengakhiri pelajarannya. “Senang bertemu denganmu, murid pindahan.” Ucap Jhope padaku dan melambaikan tangannya padaku, 


Waktu istirahat tiba, aku menuruni tangga sambil memikirkan kalau sekolah ini di penuhi oleh laki-laki tampan. Karena tidak hati-hati aku pun terjatuh. Terlihat seorag pria datang mendekatiku dan membantuku, aku pun melihat ke arahnya dan ternyata ia adalah Jin. Dia sangat tampan dengan wajah yang tidur dan bibir yang sexy. Ia terlihat sangat peduli, ia mengatakan kalau aku tidak boleh sakit sambil mengelus kepalaku.


Jin memperkenalkan dirinya, ia adalah seorang perawat di sekolah, ia juga memintaku untuk datang ke ruang kesehatan kalau saja aku sakit. Batinku pun mengatakan kalau aku akan pergi ke sana dan aku tidak masalah jika aku harus sakit setiap hari.


Baru beberapa langkah pergi, Jin berhenti dan berbalik melihatku. Ia mengulangi kalimatnya “Jikakau sakit, kau harus ke sana.” ucapnya.


Saat pelajaran bahasa inggris di mulai, entah kenapa mataku sangat mengantuk. Melihat aku yang mengantuk guruku yang sedang mengajar pun berhenti, dia adalah Rap Monster. Ia terlihat marah padaku, namun senyuman manisnya tetap menempel di wajahnya.


Ia pun mendekatiku, dan bertanya apa aku masih belum paham tentang pelajarannya. Melihat itu aku langsung meminta maaf karena sudah tidur di kelas. Ia pun membacakan kembali pelajarannya itu agar aku mengerti. Namun sialnya aku tidak bisa fokus kepelajaran, aku hanya fokus melihat wajah tampannya itu. dan aku pun baru menyadarai kalau bahasa inggris adalah bahasa yang keren.


Setelah menjelaskan panjang lebar, aku pun mengerti. Dan ia menyakini kalau aku pasti bisa menjawab soal yang selanjutnya, ia mengatakan itu masih dengan senyuman.


Setelah selesai pelajaran aku berjalan untuk pulang, aku sangat mengagumi sekolah itu karena sangat banyak laki-laki tampan di sana. saat ingin pulang aku pun teringat kalau hari itu adalah hari terakhir pengumpulan formulir klub, aku masuk ke dalam ruangan klub seni. Ternyata di dalam sana ada Jungkook, ia adalah seniorku di klub seni.

Aku sangat terkejut saat melihat Jungkook, ia sangat tampan. Jungkook terlihat seperti bukan manusia tapi seperti patung sangat sempurna. Dia terlihat seperti tokoh komik sangat tampan.


“Aku adalah murid pindahan... aku ingin bergabung dengan klub seni.” Ucap ku, dan jungkook pun menoleh ke arahku. Ia tersenyum ke arahku dan menanyakan apa aku sudah mengisi formulirnya. Aku pun langsung memberikan formulisnya pada Jungkook. Jungkook mengambilnya dan tersenyum.


“Mulai sekarang mari sering bertemu.” Ucapnya sambil tersenyum, saat aku ingin pergi. Jungkook menghentikanku, ia bertanya padaku apa aku mau menjad model untuk ia lukis. Mendengar itu membuat jantungku deg degan.


Saat aku sedang berjalan menuju ke gerbang sekolah, tiba –tiba ada bola basket yang menggelinding di hadapanku. “Hey murid bisa kau berikan bola itu padaku?” ucap seseorang, dan aku pun menurut dengan mengambilkan bola itu. namun saat aku ingin memberikannya aku terkejut saat melihat orang itu sangat tampan.


Dia adalah Jimin, guru olahragaku. Ia mengatakan kalau aku terlihat asing, aku pun memberitahunya kalau aku baru saja pindah hari ini. Ia pun memperkenalkan dirinya sebagai guru olahraga. Setelah mendengar itu aku pun menunduk, ternyata jimin juga menunduk dan menatapku. Ia bertanya apa adalah yang salah, aku pun mengatakan kalau aku tidak terlalu bagus dalam olahraga.


Mendengar apa yang aku katakan barusan membuat dia tersenyum, ia mengajaku untuk berolah raga bersama besok pag. Mendengar ajakan seperti itu tentu saja membuatku terkejut karena hanya berdua, namun aku menyetujuinya.


Ia menunjukan jari kelingkingnya, agar aku berjanji dan aku pun memautkan jari kelingkingku ke jarinya yang berarti aku berjanji.


Tak lama bel pun berbunyi, ia mengatakan kalau ia harus segera pergi. Sebelum ia pergi ia sempat mengatakan “Murid pindahan, ketemu lagi nanti.” Ucapnya.


Aku pun berjalan ke arah pagar sekolah, aku merasa kalau pindah ke sini adalah pilihan yang bagus. Aku pun menoleh ke arah sekolah itu, tak lama muncul tulisan “Ah, andai saja sekolah seperti ini benar-benar ada.”


Sinopsis Tomorrow Boy Episode 4


“siapa wanita tadi?” tanya Ara cemberut.

“dia adalah noona” jawab Tae Pyung santai.

“noona kandung?” tanya Ara lagi.

“tidak, seseorang noona yang aku kenal...sejak lama.” Jawab Tae Pyung masih dengan ekspresia yang sama. Tae Pyung ingin masuk tapi lengannya di tarik oleh Ara



“tunggu, tunggu sebentar. Apa hubungan mu dengan dia?” tanya Ara masih memegang lengan Tae Pyung.

“apa itu berhubungan dengan kemarahanmu? Kau bereaksi berlebihan sekarang, kemudian apa hubunganmu denganku?”tanya Tae Pyung balik. Ara menghela nafas dan melepas lengan Tae Pyung.

“ benar, apa yang membuat orang sepertiku berbicara dengan mahasiswa paruh waktu sepertimu? Aku berangkat sekarang” ucap Ara lalu berbalik kebelakang.



“baiklah, hati-hati. Jangan datang ke sini lagi.” Ucap Tae Pyung dan bicara pada bos dan noona-nya akan pergi sekarang. Merasa di cuekin Ara mendekat ke Tae Pyung namun di tepis oleh Tae Pyung. Saat Tae Pyung keluar Ara juga mngikutinya namun Tae Pyung langsung menutup pintu dan membuat Ara menabraknya. Dan pergi diikuti Ara yang segera membuka pintu dan mengejarnya.




Ara melihat dari balik tiang listrik Tae Pyung sedang mempersiapkan makanan untuk di jual pada sebuah truk makanan. Tiba-tiba noona-nya datang dan mendekati Tae Pyung
.
“Tae Pyung !” kata noona membuat Tae Pyung terkejut. “ selamat! Akhirnya kau memulai bisnis.” Tambah noona

“Ini semua juga berkat mu” ucap Tae pyung.

“ Tae Pyung.. dimana kau menemukan orang-orang baik? Pemilik toko bertanya, jenis mahasiswa seperti apa kau? Dia bertanya apakah kau baik di sekolah.” Ucap Noona

“semua baik-baik saja. Aku melakukan yang terbaik menjadi seperti ini.” Ucap Tae Pyung dan membuat makanan untuk noona



“ aahh~ bagaimana kau menjadi mahluk yang baik seperti ini “ uacap noona sambil membenarkan baju Tae Pyung. Dan itu mambuat Ara cemburu.

“ambil. Ini adalah penjualan pertamaku.” Ucap Tae Pyung memberikan makanan pada noona.

“aku tidak bisa menerimanya.” Ucap noona.

“kau tidak bisa menolaknya. ambil” Ucap Tae Pyung.


“ terima kasih aku akan menikmati makanannya.” Ucap noona lalu bertos dengan Tae Pyung “ semoga berhasil! Pertempurannya.” Tambah Noona dan berlalu pergi.Setelah Noona pergi, Ara langsung datang mendekati Tae Pyung dan memberikan kartu kredit.

“Aku ingin ddeokbokki, sosis darah, ikan kue. Mereka semua.” Ucap Ara

“menggunakan kartu?” tanya Tae Pyung.

“mengapa? Aku tidak dapat menggunakan kartu? “tanya Ara balik.” Siapa yang membawa uang tunai sekarang. Baiklah, bagaimana kau membayar? Hanya memberiku nomor anda?”tambah Ara

“ apakah kau bertanya pada  anak lain seperti ini?” ucap Tae Pyung.



“hei! Jangan salah paham hanya saja karena kau menyelamatkan aku dari insiden itu.. jadi aku pikir kita  bisa berteman.. “ucap Ara yang langsung berhenti saat Tae Pyung memeluknya dari belakang untuk menuliskan nomor ponselnya di ponsel Ara.

“aku tidak bisa menggunakan kakao pay” ucap Tae Pyung

“kenapa?” tanya Ara gugup.

“aku menggunakan ponsel flip” jawab Tae Pyung.

“hei! Siapa yang akan menggunakan ponsel flip di jaman sekarang ini? “tanya Ara masih gugup.





Tiba- tiba hujan turun dan tae pyung segera menutup bak mobil ajar makanannya tidak terkena hujan. Tae Pyung menyuruh Ara membantunya. Namun Ara berkata bahwa ini adalah pertama kali dia kehujanan. Dengan terpaksa Ara menutup zip mobil. Tae Pyung langsung membuka jaketnya dan memayungkannya di kepala Ara. Dan mereka berlari di bawah hujan,  Ara hanya tersenyum sambil  melihat wajah Tae Pyung.




Saat sampi di rumah Tae Pyung mereka masuk dan melihat atap rumah Tae Pyung bocor. Ara yang melihat  bertanya apa rumah Tae Pyung kolam berenang. Sedangkan Tae Pyung sibuk menadahi air yang masuk. Tae Pyung menyuruh Ara melakukannya dan ia pergi untuk membenarkan atap yang bocor.


 


Ara mendengar suara dan keluar membawa payung. Saat dia membuka payung dan memakainya dia merasa ada air yang jatuh di kepalanya dan ternyata payung itu robek. Ara berjalan dan melihat Tae Pyung sedang memperbaiki atap rumahnya.

“kenapa kau harus memperbaikinya ketika hujan?” tanya ara.

“Perlu hujan sehingga aku bisa mengetahui dimana untuk memperbaikinya, ketika aku memperbaiki satu, akan ada satu lubang baru dan kemudian satu lagi muncul” ucap Tae Pyung.

“hanya membeli sebuah rumah baru. Mengapa kau hidup sepeti ini” ucap Ara

“ini hampir selesai. Beri aku itu.” Ucap Tae Pyung.

“apa?” tanya Ara

“berikan aku yang biru” ucap Tae Pyung.




Ara pun mengambilkan terpal yang di maksud ia melepas payungnya karena terpal itu sangat berat. Saat Tae Pyung ingin mengambil terpal itu dia terpeleset dan jatuh bersama Ara. Mereka saling memandang wajah satu sama lain. hal itu membuat jantung Ara berdetak dengan cepat dan membuat Ara tiba-tiba pingsan.





Di dalam Ara sedang tertidur dan Tae Hyun sedang mengeringkan pakaian Ara. Ara bingung kenapa pakaiannya berubah.

“anak itu dia mengganti pakaian ini.” ucap Ara. Dan Tae Hyun tertawa kecil melihatnya.

“unnie terjaga? unnie selalu tidur setiap kali unnie datang” ucap Tae hyun

“kau siapa?”tanya Ara

“aku Tae Hyun, adiknya Tae Pyung oppa”jawab Tae Hyun.

“aku Jo Ara” kata Ara

“ya, aku mendengar banyak tentang unnie” jawab Tae Hyun.

Setelah lama berbicara Ara menanyakan dimana Tae Pyung dan Tae Hyun menjelaskan semua jadwal Tae Pyung.  Kemudian Ara menanyakan pakaiannya. Dan sedikit marah karena dia mulihat pakaianya di dalam kantong plastik. Tae Hyun menjelaskan dan memberi tau kalau dia hanya mengeringkannya karena mreka tidak mempunyai mesin cuci. Lalu Ara menelpon drivernya.







 Ke esokannya di rumah Ara sedang memilih pakaian yang harus ia kenakan untuk bertemu Tae Pyung. Dia ingin membuat Tae Pyung tidak cuek dan bersikap dingin lagi kepadanya. Oleh karena itu Ara ingin tampil cantik hari ini. Dia menanyakan pada boneka kesayangannya itu. setelah berganti baju berkali-kali akhirnya ia memilih pakaian yang ada di didekat boneka itu.





Di truk makananya Tae Pyung sedang memasak makanan. Tiba-tiba, Ara datang dan berdehem beberapa kali namun Tae pyung baru menoleh saat Ara berdehem dengan kuat. Tae Pyung melihat Ara dari atas sampai bawah.

“apakah kau ingin pergi ke suatu tempat? Peragaan busana?” tanya Tae Pyung.

“ aku hanya lewat” jawab Ara sambil tersenyum.

“kemudian pergilah” jawab Tae Pyung dingin.

“apa yang kau lakukan? Apa kau menjual banyak?” tanya Ara

“sedikit” jawab Tae pyung.

“berikan aku satu, aku ingin mencicipinya” kata Ara

“uang tunai atau kartu?” tanya Tae Pyung

“Kes!!”jawab Ara.


“baik” jawab Tae Pyung dan langusng memberikan makan ddeokbokki itu pada Ara.

“Wow~ daebak! Ini sangat lezat, mari kita membuat toko rantai.” Ucap Ara setelah memakan ddeokbokki.

“kau berlebihan” jawab Tae Pyung sambil tersenyum.



“dia tidak berlebihan, ddeolbokki di sini benar-benar lezat ini adalah yang terbaik yang pernah aku makan.” ucap pelayan toko kopi teman kerja Tae Pyung yang tiba- tiba muncul. Dan meminta ddeokbokki satu porsi. Lalu meminta Ara memberikannya satu perkedel ikan. Ara hanya menurut.

 Mereka membicarakan tentang gajinya, dan Tae Pyung berkata kalau dia ada seorang Noona yang bisa membantunya, dan menanyakan apakah dia ingin bertemu denganya.

“kencan buta?” tanya pria itu.

“tidak, kau tidak bisa” jawab Tae Pyung

“mengatur kami berkencan hanya sekali” kata pria itu namun Tae Pyung bilang tidak bisa.


Ara yang merasa tidak di hargai keberadaannya mulai membuka mulut, namun tidak ada yang menghiraukan. Di saat itu datang  tiga orang anak dan memesan 2 porsi ddeokbokki dan sosis darah. Tae Pyung meminta Ara untuk membantunya. Awalnya Ara bingung tapi ia hanya menurutinya.



“ Ara-yah itu semua hancur sekarang, apa ini pertama kali kau mengiris sosis darah? “tanya Tae Pyung.

“iya, ini adalah pertama kalinya” jawab Ara

“pegang seperti ini dan iris, kau berbuat baik sekarang, lakukan saja seperti itu” jawab Tae Pyung. Ara tersenyum dan juga pria tadi.



Setelah selesai , tiga anak perempuan tadi bertanya berapa, dan mereka agak berdebat karena tidakn orang anak itu tidak mengakui kalau mereka sudah makan 5 tusuk.

 



Selesai berdagang Tae Pyung dan Ara membereskan truk makanan dan menutupnya. Kemudian Tae Pyung memberikan upah pada Ara namun Ara agak bingung karena itu adalah uang pertama yang ia dapat dari tangannya sendiri. Kemudian Ara mengajak Tae Pyung makan dengan uang itu. awalnya Tae Pyung tidak mau tapi karena Ara memaksanya jadi ia bersedia. Mereka tidak tau kalau Nam Soo melihat mereka, dan Nam Soo tidak habis pikir dengan kelakuan Ara.